Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Religious’ Category

Mohon Maaf yaa..

Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Lebaran sebentar lagi … kayak lagu ajah… ūüôā

Hati gembira karena datang nya Idul Fitri, kita kembali ke Fitrah nya… bersih dari dosa dan kesalahan, tapi dengan catatan… kalo puasa kita lulus — lempeng dan benar menurut Alloh SWT.

Akan tetapi hati juga terasa sedih, dimana segala limpahan Barokah, Ridho, Rizki dan Ar-Rahman Ar-Rahiim Nya akan lewat…

Apakah kita akan bertemu lagi dengan tamu Agung Ramadhan di tahun depan ?

Apakah ini pertemuan terakhir dengan tamu Agung Ramadhan di tahun ini ?

Ya Alloh, semoga kita semua dipertemukan lagi dengan tamu Agung Ramadhan Mu ya Alloh … di tahun depan

Nikmat rasanya mendapatkan kenikmatan berpuasa di bulan Suci ini…

Temanz .. Frenz … Maaf’in daku ya, atas segala kesalahan yang disengaja ataupun yang tidak disengaja … baik kesalahan dalam bahasan, kesalahan dalam ketikan, karena jari tak punya mata, hanya kepala yang punya mata dan hati yang punya mata ( kalau tidak ditutup oleh-NYA )…

Minal Aidin Wal Fa’izin … Mohon Maaf Lahir dan Bathin …

Sekali lagi tak ada kata yang indah selain memohon maaf atas segala kesalahan, atas .. hmm… mungkin diantara temanz ada yang disakiti hati, ada yang di singgung perasaan … sampai tak enak hati …

Maaf’in yaaaaaa …. ūüėé

Wassalam,
ūüėé
Man’z

Read Full Post »

Assalammu’alaikum … wahai Bulan penuh Berkah …

Selamat datang ku ucapkan¬†wahai Bulan Ramadhan …

Setahun¬†lamanya kami¬†menunggu mu¬†wahai Bulan¬†penuh Berkah …

Kami¬†bahagia … ūüėÄ

Tatkala¬†kehadiran¬†yang¬†sangat¬†dirindukan…

Tatkala¬†semua kebaikan¬†yang diharapkan…

Tatkala¬†semua dosa – dosa di¬†bakar … di ampuni .. Insya Alloh ..

Tatkala¬†semua do’a – do’a¬†di¬†kabulkan …

Ketika rasa kebersamaan, tenggang rasa ke sesama umat manusia ..

Kemuliaan mu¬†sangat¬†di¬†tunggu …¬†wahai Bulan Ramadhan …

Rasanya ingin¬†setiap¬†hari¬†kami¬†bertemu dengan mu…

Kami¬†sedih … ūüė¶

ketika engkau pergi …

ketika belum¬†tentu¬†tahun¬†yang akan¬†datang¬†bertemu¬†kembali …

ketika Maghfirah, Barokah sudah¬†lewat …

ketika¬†rasa¬†kebersamaan¬†telah¬†pergi … lewat …

Rugilah kepada¬†orang – orang¬†yang tidak dapat memanfaatkan datangnya bulan ini…

Wassalam,

Man’z

Read Full Post »

Renungan hari ini

Dear sahabat – sahabat pembaca …

Shalat Jum’at memang¬†begitu¬†penting pada saat Imam¬†berkhutbah. Tadi (01/agustus/2008)¬†kami¬†melaksanakan shalat jum’at di¬†sebuah¬†mesjid¬†perusahaan dimana kami bekerja.

Ada cerita menggugah perasaan, cerita sederhana mengenai bersyukur atas udara yang telah Allah SWT berikan kepada kita semua.

Potongan cerita itu adalah :

“…¬†mari kita ucapkan¬†rasa syukur¬†yang¬†amat sangat¬†kepada Allah SWT¬†sebagai¬†pencipta¬†yang telah memberikan udara¬†yang kita hisap untuk bernafas dengan¬†gratis¬†tanpa¬†bayar¬†sepeser pun …

Ingatlah¬†bahwa¬†saudara –¬†saudara kita yang¬†sedang¬†berbaring di rumah¬†sakit¬†yang¬†memerlukan oksigen untuk¬†bernafas, sehari semalam membutuhkan 2 tabung oksigen yang mana beratnya masing masing tabung 20 Kg, dimana mereka harus membayar kurang lebih Rp. 300.000,-¬†per¬†tabung nya,¬†yang¬†berarti¬†dalam¬†sehari¬†semalam¬†harus¬†membayar kurang¬†lebih Rp. 600.000,-

Syukurlah kepada Allah SWT yang telah memberikan oksigen untuk bernafas tanpa bayar.

Coba saudara –¬†saudara¬†renungkan,¬†bagaimana¬†kalau kita harus¬†membayar atas oksigen¬†yang¬†telah kita hirup. Sebagai¬†contoh dengan¬†harga diatas¬†tadi,¬†berapa¬†harganya ???¬†berapa ???

1¬†hari 1¬†malam saja¬†sudah Rp. 600.000,-,¬†coba¬†berapa¬†dalam 1 bulan, 1¬†tahun,¬†dalam hidup ini …

Akankah kita sanggup untuk¬†membayarnya ??? … ”

Nah, potongan¬†cerita singkat¬†tersebut¬†memang menggugah¬†hati ini, terbesit¬†daripada¬†yang tidak¬†pernah¬†terbayangkan, kurang nya¬†rasa syukur terhadap Allah SWT, kurang nya¬†rasa¬†malu¬†terhadap Allah SWT, kurang nya … kurang nya … kurang nya … ( oh Allah SWT, ampunilah¬†kami¬†semua atas¬†kelalaian¬†yang selalu kami perbuat … )

Ya Allah Ya Robbi , ampunilah atas dosa – dosa kami, atas dosa – dosa orang tua kami, atas dosa – dosa adik dan kakak kami, atas dosa – dosa saudara – saudara kami, atas dosa – dosa umat Muslimin dan Muslimat yang ada di dunia ini …

Ya Allah Ya Robbi , kami tidak sanggup untuk menahan azab Mu yang sangat pedih dan keras…
Ya Allah Ya Robbi ,¬†berikanlah¬†kami¬†kekuatan untuk selalu¬†berjalan di¬†jalan Mu yang¬†lurus, yang tidak¬†pernah melihat¬†ke kiri¬†dan¬†ke¬†kanan¬†atas¬†semua¬†fatamorgana¬†kenikmatan¬†dunia¬†yang¬†sementara¬†ini …
Ya Allah Ya Robbi ,¬†kumpulkanlah¬†kami … kumpulkanlah¬†kami … kumpulkanlah¬†kami di¬†golongan¬†yang¬†sedikit¬†,¬†yaitu¬†golongan¬†yang Engkau Anugrahi …¬†yang Engkau ridhoi … yang Engkau¬†berikan hidayah …
Ya Allah Ya Robbi ,¬†sayangilah¬†orang¬†tua¬†kami¬†yang¬†mana¬†telah¬†menyayangi¬†kami¬†sampai¬†sebesar¬†ini¬†,¬†sampai bisa menumpahkan¬†rasa ucap syukur¬†kepada Mu ,¬†sampai bisa¬†memohon¬†doa ampunan-Mu untuk nya …

Rasanya¬†hidup ini¬†tak¬†berarti …¬†tanpa¬†rasa syukur ku ucapkan yang¬†terdalam¬†dari¬†hati kami … dengan¬†tunduk¬†malu¬†meminta¬†kepadaMu¬†yang¬†selalu¬†melakukan¬†kelalaian¬†dan dosa dosa¬†yang¬†setiap¬†hari¬†bertambah banyak …

Ya Allah Ya Robbiampunilah¬†kami¬†semua …¬†ampunilah¬†kami semua …¬†ampunilah¬†kami¬†semua … Ya Allah Ya Robbi …

Amiin …

Saudara – saudara ku , marilah kira selalu bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan ..

Renungan¬†atas shalat Jum’at¬†hari¬†ini tgl 01/Agustus/2008

Man’z at Cilegon

Read Full Post »

Pada suatu malam, Muhammad Ibnu al-Munkadir melakukan Qiyamullail, ia menangis bahkan semakin keras menangis sehingga keluarganya kaget lalu bertanya, “Apa yang menyebabkanmu menangis seperti ini.?” Mereka merasa heran, apalagi tangannya semakin keras.

Kemudian keluarganya menemui Abi Hazm untuk memberitahukan masalah ini. Abu Hazm datang ke rumahnya sementara ia pun masih dalam keadaan menangis. Beliau bertanya, “Wahai saudaraku, apa yang membuatmu menangis seperti ini, tangisan yang membuat keluargamu keheranan.?” Dia menjawab, “Aku tadi membaca salah satu ayat al-Qur¬īan.” Beliau bertanya, “Ayat apa gerangan.?” Ia menjawab,

“Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.” (QS.az-Zumar:47)

Abu Hazm pun ikut menangis bahkan semakin keras tangisan keduanya. Kemudian salah seorang keluarga al-Munkadir berkata, “Kami memanggilmu untuk menenangkan kami dari tangisnya, mengapa engkau malah menambah susah kami.?”

Kemudian beliau membertahu penyebab mereka berdua menangis. (alsofwah)

Source: http://www.hatibening.com/

Read Full Post »

Ternyata … dengan kita bersedekah, sedekah tersebut bisa menjadikan sebagai tolak bala … berikut cuplikannya :

Orang-orang yang beriman sangat sadar dengan kekuatan sedekah untuk menolak bala, kesulitan dan berbagai macam penyakit, sebagaimana sabda RasulAllah SAW, sbb :

  • “Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah”.
  • “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah” .
  • “Obatilah penyakitmu dengan sedekah” .

Banyak dari kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya seringkali kita teramat susah untuk melakukannya karena kekhawatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kita enggan memberi pengemis/pengamen yang kita temui dipinggir jalan dengan pemikiran bahwa mereka (pengemis/pengamen tsb) menjadikan meminta-minta sebagai profesinya, tidak mendidik, dll.

Padahal sesungguhnya prasangka kita yang demikian adalah bisikan-bisikan setan laknatullah yang tidak rela melihat kita berbuat baik (bersedekah), sebaiknya mulai saat ini hendaknya kita hilangkan prasangka-prasangka yang demikian karena seharusnya sedekah itu kita niatkan sebagai bukti keimanan kita atas perintah Allah dan rasul-Nya yang menganjurkan umatnya untuk gemar bersedekah, masalah apabila ternyata kemudian bahwa sedekah yang kita beri kepada pengemis/pengamen tadi tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, karena sedekah hakekatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa.

Pengemis/pengamen/fakir miskin lainnya adalah ladang amal bagi orang yang berkecukupan, dapat kita bayangkan andaikata tidak ada lagi orang-orang tersebut, kepada siapa lagi kita dapat beramal (bersedekah) ???
Atau kalo kita termasuk orang yang tidak suka memberi sedekah (kepada pengemis/pengamen/fakir miskin) dengan berbagai alasan dan pertimbangan maka biasakanlah bersedekah dengan menyiapkan sejumlah uang sebelum sholat Jum’at dan memasukkan ke kotak-kotak amal yang tersedia dan biasakan dengan memberi sejumlah minimal setiap Jum’at, misalnya Jum’at ini kita menyumbang Rp. 10 ribu ke kotak amal maka sebaiknya Jum’at berikutnya harus sama, syukur-syukur bisa lebih dan terutama harus diiringi dengan keikhlasan.
Sedekah anda, walaupun kecil tetapi amat berharga disisi Allah Azza Wa Jalla. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedekahkan sebagian hartanya akan merugi didunia dan akhirat karena tidak mendapat keberkahan. Jadi, sejatinya orang yang bersedekah adalah untuk untuk kepentingan dirinya. Sebab menginfakkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah dan sebaliknya menahannya adalah celaka. Tidak mengherankan jika orang yang bersedekah diibaratkan orang yang berinvestasi dan menabung disisi Allah dengan jalan meminjamkan pemberiannya kepada Allah. Balasan yang akan diperoleh berlipatganda. Mereka tidak akan rugi meskipun pada awalnya mereka kehilangan sesuatu.
Sedekah yg pahalanya terus mengalir
Dari Abu Hurairah RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW, telah bersabda : “Bila seorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tiga hal : amal jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendo’akannya ” (HR. Bukhari, dalam Adabul Mufrad).

Finished…

Semoga¬†ini¬†menjadi inspirasi¬†dalam hidup mu …

Salam,

Man’z

Read Full Post »

Kekuatan Sedekah (2)

Kita lanjutkan saudaraku semuanya ….

Setelah kita menelaah kekuatan bersedekah secara mendasar, kemudian disini mengulas sedikit ganjaran bersedekah itu

Ganjaran bersedekah
RasulAllah Shollallahu Alaihi Wa Sallam menganjurkan kepada kita umatnya untuk memperbanyak sedekah, hal itu dimaksudkan agar rezeki yang Allah berikan kepada kita menjadi berkah.
Allah memberikan jaminan kemudahan bagi orang yang berdekah, ganjaran yang berlipatganda (700 kali) dan ganti, sebagaimana firman-Nya dan sabda RasuluAllah SAW, sbb :
*¬† Allah Ta’ala berfirman, “Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga) maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah” . {Qs. Al Lail (92) : 5-8}
*¬† Allah Ta’ala berfirman, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki . Dan Allah maha luas (kurnia-Nya) lagi maha mengetahui” . {Qs. Al Baqarah (2) : 261}
*¬† RasulAllah SAW bersabda, “Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia dibumi. Yang satu menyeru, “Ya Tuhan, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah “. Yang satu lagi menyeru “musnahkanlah orang yang menahan hartanya“.

to be continued ….
disadur dari Email yang masuk

Read Full Post »

Dikisahkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sbb :
Tatkala Allah Ta’ala menciptakan bumi, maka bumipun bergetar. Lalu Allah menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumipun terdiam.
Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada gunung ?
Allah menjawab, “Ada, yaitu besi” (kita mafhum bahwa gunung batupun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi),
Para malaikat bertanya lagi “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada besi ?”
Allah yang Maha Suci menjawab, “Ada, yaitu api” (besi, bahkan bajapun bisa menjadi cair dan lumer setelah dibakar api),
Para malaikat kemb ali bertanya “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada api ?
Allah yang Maha Agung menjawab, “Ada , yaitu air” (api membara sedahsyat apapun niscaya akan padam jika disiram air),
Para malaikatpun bertanya kembali “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada air ?
Allah yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna menjawab, “Ada, yaitu angin” (air disamudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tiada lain karena kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat),
Akhirnya para malaikatpun bertanya lagi “Ya Allah, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dahsyat dari itu semua ?
Allah yang Maha Gagah dan Maha Dahsyat kehebatannya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya“.
Artinya, yang paling hebat, paling kuat dan paling dahsyat sebenarnya adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain .
Berkaitan dengan ikhlas ini, RasulAllah SAW mengingatkan dalam pidatonya ketika beliau sampai di Madinah pada waktu hijrah dari Makkah : “Wahai segenap manusia ! Sesungguhnya amal itu tergantung kepada niat, dan seseorang akan mendapatkan (pahala) sesuai dengan apa yang diniatkannya” .
Oleh karena itu hendaknya kita selalu mengiringi sedekah kita dengan niat yang ikhlas hanya karena Allah semata, tanpa tendensi ingin dipuji, dianggap dermawan, dihormati, dll yang dapat menjadikan sedekah kita menjadi sia-sia.

to be¬†continued ….

disadur dari Email yang masuk

Read Full Post »

Older Posts »