Feeds:
Posts
Comments

Hallo again ..

Sekarang sudah pakai Qubes kan … nah bagaimana kalau copy file banyak / per directory dari dom0 ke appVM ?

Ada beberapa contoh :

1.Copy semua file yang ada nama snapshot*.jpg ke appVM

dom0 ~] tar -cvf – snapshot*.jpeg | qvm-run -p appVM ‘tar -xf -‘

2. Copy semua file di directory

dom0 ~] tar -cvf – namadirectory | qvm-run -p appVM ‘tar -xf -‘

3. Pindahkan semua file yang kamu mau

dom0 ~] tar –remove-files -cvf – namadirectory | qvm-run -p appVM ‘tar -xf -‘

 

Next issue adalah bagaimana mengubah PDF file ke secure-PDF format secara banyak file :

~] for p in *.pdf; do qvm-convert-pdf “$p”; done

 

qrexec timeout for windows7 hvm

Ini gara gara setelah install qubes-tools-windows trus ada error: Cannot execute qrexec-daemon!

Setting qrexec_timeout secara default dari qubes adalah 60 seconds jadi kita perlu menaikkan agar lebih lama dari itu, kenapa ? karena untuk Windows loading disknya lebih lama daripada system linux, lakukan hal ini di domain dom0

dom0 ~] qvm-prefs win7 -s qrexec_timeout 120

more formal statements:

qvm-prefs <appVM> -s qrexec_timeout <higher-value-in-seconds>

 

Nantikan tricky – tricky yang saya kumpulkan dilain waktu.

 

Salam,
Man’z
8-)

Hallow jek … kite nambahin yuk fitur di IBM Notes buat IBM Connection Plugins for Linux …

biar tambah maknyoss… kurleb space butuh 3.3Gb.. (ini size kata installer application nya) :mrgreen:

1. Gak usah pake nanya … to the point ajah dah … :mrgreen: Jalankan di shell :

~user] sudo find /opt/ibm/notes/framework/shared/eclipse -exec chmod o+w {} \;

2. Download package untuk IBM Notes 9 Connection plugins di :

https://greenhouse.lotus.com/plugins/plugincatalog.nsf/assetDetails.xsp?action=editDocument&documentId%C3%81245802A721A20185257A9B005EFD52

pilih IBM Connection Plug-ins for IBM Notes package (scroll down ada paling bawah)

3. Extract file IC45PluginsForIBMNotes-20150204-0843.zip dan extract pula file ConnectionsAddonInstaller.zip

4. Setelah itu lakukan instalasi di IBM Notes nya melalui windows File -> Application -> Install , yakin deh fresh installation gak bakal nemu file ini

5. Do little hack :

~user] cd ~/ibm/notes/data/workspace/.metadata/.plugins/org.eclipse.core.runtime/.settings
~user/.settings] sudo nano com.ibm.notes/branding.prefs


enable.update.ui=false      <– ganti jadi true

Ctrl-O | Ctrl-X

6. Do the installation, follow below step … then install

Application_Install

 

 

 

 

 

 

AP_Install1

 

 

 

 

 

AP_Install2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Setelah itu, silahkan IBM Notes Client nya di restart untuk take-effect.

8. Jangan lupa execute kembali perintah dibawah ini, kalau tidak, you Notes will become vulnerable

~user] sudo find /opt/ibm/notes/framework/shared/eclipse -exec chmod ow {} \;

 

Cheers,
Man’z
8-)

fubuntuHellow again … saya coba sharing lagi nih.

Newbie bagi saya mungkin ini postingan sampah bagi para expert. Tapi gak apa apa lah disharing ajah deh.

Bagaimana pakai Fedora tapi taste nya pakai font Ubuntu, kita to the point ajah yuk … :D

1. install freetype-freeworld font package di system kamu

~] sudo yum install -y freetype-freeworld

2. Adjust hinting style dan enable RGB anti-aliasing

~] gsettings “set” “org.gnome.settings-daemon.plugins.xsettings” “hinting” “slight”
~] gsettings “set” “org.gnome.settings-daemon.plugins.xsettings” “antialiasing” “rgba”

3. Aktivasi lcddefault lcdfilter ( ingat di home directory anda yah )

~] echo “Xft.lcdfilter: lcddefault” > ~/.Xresources

4. Reboot sistem kamu … biar semua bisa ngefek

5. Check apakah sudah betul :

~] xrdb -query

Xft.antialias: 1
Xft.dpi: 96
Xft.hinting: 1
Xft.hintstyle: hintslight
Xft.lcdfilter: lcddefault
Xft.rgba: rgb

6. Selesai

Begitulah singkat cerita untuk menggunakan Fedora rasa Ubuntu ….

Oh ya, tapi kalau pengen lebih simple ya udah pake begini nih :

1. install gnome-tweak-tools

~] sudo yum install -y gnome-tweak-tools

2. pakai dah gnome-tweak-tools nya dan set sendiri settingan diatas

~] gnome-tweak-tools (enter)

gnome-tweak-tools

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jangan lupa untuk download juga fonts ubuntu, bisa diambil disini : http://font.ubuntu.com/

Caranya:

1. Download fonts tersebut di atas
2. Create temp directory

~] sudo mkdir -p tempfont/fonts
~] sudo mkdir -p tempfont/arsip

3. unzip file font yang sudah anda download (sebagai contoh, saat blog ini ditulis font ubuntu versi 0.80)

~] unzip -j ubuntu-font-family-0.80.zip -d tempfont/arsip

4. copy semua *.ttf ke tempfont/fonts

~] cp tempfont/arsip/*.ttf tempfont/fonts

5. Buat font tersebut valid dan complete menurut undang undang persisteman yang ada :D

~] cd tempfonts/fonts
tempfont/fonts] ttmkfdir > fonts.dir

6. Copy semua file yang ada di tempfont/fonts tersebut ke system area

tempfont/fonts] sudo mkdir -p usr/share/fonts/ubuntu
tempfont/fonts] sudo cp *.* /usr/share/fonts/ubuntu

7. Install dan aktifkan font tersebut agar bisa dibaca oleh system

~] fc-cache -fv

8. Selesai dah

Silahkan dicoba kawans…. :mrgreen:

 

Salam
Man’z
8-)

Qubes for newbie

Not to much talking … just do…

For clearly and complete tutorial just go to http://qubes-os.org/

In here, just sharing for basic only, daripada nanti lupa dan volatile … lenyap begitu saja — lebih baik di share saja dulu dah :mrgreen:

[Begin]

Qubes model:

Dom0 — Main machine Domain — doesn’t have any connection
netVM — Network VM — ini main VM khusus untuk networking dan NATing
firewallVM — Firewall VM — ini firewall VM yang berkomunikasi dengan appVM
templateVM — Template VM — ini template VM dari Qubes dengan pre-install fedora 20 x64
appVM — application VM — ini application VM yang dimana kita bisa buat daily work or something else

Untuk netVM dan firewallVM bisa diduplikasi sesuai dengan kebutuhan.

Jadi setiap appVM akan berhubungan dengan firewallVM dan netVM. firewallVM dan netVM tidak bisa di restart / di shutdown apabila masih ada appVM yang terkait dengan itu masih berjalan.

Ingat: apa-pun yang kamu install di appVM, semuanya akan kembali seperti sediakala, kenapa ? karena inilah model dari Qubes, security by isolation.

Bagaimana kalau mau setiap appVM sudah ada aplikasi yang dijadikan standard ? , install lah di templateVM, perlu diingat, kapasitas templateVM tidak terlalu besar, dan apabila besar, maka appVM juga akan mengalami sama besarnya dengan templateVM.

This is a Qubes, security by isolation, not so easy to understand and operated.

A. Resizing Disk image:

1. Private Disk Image:

Power off appVM yang akan digrowing size nya

Dom0-shell> qvm-grow-private <vm-name><size>

appVM-shell> sudo resize2fs /dev/xvdb

2. Shrinking Private Disk Image (Linux VM)

start VM tanpa mounting /rw

Dom0-shell> qvm-prefs -s <vm-name> kernelopts rd.break
Dom0-shell> qvm-start –no-guid <vm-name>

tunggu qrexec connection timeout atau bisa tekan Control-C

Dom0-shell> sudo xl console <vm-name>
appVM-shell> mount –bind /dev /sysroot/dev
appVM-shell> chroot /sysroot
appVM-shell> mount /proc
appVM-shell> e2fsck -f /dev/xvdb
appVM-shell> resize2fs /dev/xvdb <new-desired-size>
appVM-shell> umount /proc
appVM-shell> exit
appVM-shell> umount /sysroot/dev
appVM: poweroff
Dom0-shell> truncate -s <new-desired-size> /var/lib/qubes/appvms/<vm-name>/private.img
Dom0-shell> qvm-prefs -s <vm-name> kernelopts default

3. Template Disk Image

1. Matikan appVM yang akan di resize termasuk NetVM
2. Jalankan sanity check: Dom0-shell> sudo losetup -a
3. Resize root.img: Dom0-shell> truncate -s <new-desired-size> ( lokasi root.img bisa didapat dari qvm-prefs )
4. Kalau ada NetVM/FirewallVM based on template ini, set ke NetVM to none
Dom0-shell> qvm-prefs -s netvm none
5. Jalankan templateVM
6. templateVM-shell> sudo resize2fs /dev/mapper/dmroot
7. Verifikasi size: templateVM-shell> df -h
8. Shutdown templateVM
9. Restore NetVM setting

4. HVM Disk Image

Matikan appVM yang akan diresize
Dom0-shell> cd /var/lib/qubes/appvms/<vm-name>
Dom0-shell> ls -lh root.img ( perhatikan sizenya terlebih dahulu )
Dom0-shell> truncate -s 30GB root.img (sizenya diset ke 30GB)
Dom0-shell> ls -lh root.img ( perhatikan size setelah di expand )

kalau win7, masuk ke Computer Management -> Disk Management -> pilih Volume -> Rigth click -> Extend Volume
kalau FreeBSD
FreeBSD-shell> gpart recover ada0
FreeBSD-shell> sysctl krn.geom.debugflags=0x10
FreeBSD-shell> gpart resize -i index ada0
FreeBSD-shell> zpool online -e poolname ada0

B. Communication between appVM

Jalankan firewallVM terminal

firewallVM-shell> sudo iptables -I FORWARD 2 -s <IP Address appVM A> -d <IP Address appVM B> -j ACCEPT

tapi perintah diatas hanya one-way dari appVM A ke appVM B, kalau vice versa ?

firewallVM-shell> sudo iptables -I FORWARD 2 -s <IP Address appVM B> -d <IP Address appVM A> -j ACCEPT

akan tetapi setiap ada appVM yang start atau shutdown, firewallVM akan selalu mereload firewall rulenya, jadi bagaimana untuk tidak hilang rule yang kita buat ?

Masukkan semua rule yang kita buat ke /rw/config/qubes_firewall_user_script, pada awalnya file ini tidak ada, jadi kita bisa create terlebih dahulu,

do the below step

firewallVM-shell> sudo bash
root@firewallVM-shell> echo “iptables -I FORWARD 2 -s <IP Address appVM A> -d <IP Address appVM B> -j ACCEPT” >> /rw/config/qubes_firewall_user_script
root@firewallVM-shell> chown +x /run/config/qubes_firewall_user_script

Cara membuat appVM dengan template:

Dom0-shell> qvm-create <vm-name> –label green

assign netVM dan firewallVM ke vm yang baru

Dom0-shell> qvm-prefs -s <vm-name> netvm firewallvm

Cara membuat appVM tanpa template dan install OS:

Dom0-shell> qvm-create win7 –hvm –label green
Dom0-shell> qvm-run win7 –cdrom=<path-to-win7.iso>

Dom0-shell> qvm-create ubuntu –hvm –label red
Dom0-shell> qvm-run ubuntu –cdrom=<path-to-ubuntu.iso>

Copy file dari Dom0 ke appVM

Dom0-shell> cat <nama-file> | qvm-run –pass-io <vm-dest-name> ‘cat > /path/to/nama-file’

Copy file dari appVM ke Dom0

Dom0-shell> qvm-run –pas-io <vm-source-name> ‘cat /path/to/nama-file-di-source > /path/to/nama-file-di-Dom0′

[Finish for Basic]

Salam,
Man’z
:mrgreen:

 

All pren … yuk kita mainkan mainan baru di end year 2014 … alias ninggalin jejak iseng iseng kerjaan dan dikerjain hehehe

Dunia security memang mengasikkan, tapi bisa dibuat kita jadi lieur juga … tapi gak apa apa lah …

Jadi ada mainan baru nih sekarang kita.. apa itu ? Qubes-OS (desktop security by compartementalization) … apa itu ? jelasnya bisa langsung lari ke qubes-os.org

Nah trus untung nya apa ? cuma buat bikin pusing kepala saja :D

Saya coba coba menggunakan OS ini karena pengen tahu dan itulah kebiasaan nya yang gak bisa diilangin .. pengen tahu bukan tempe.

Contoh screen shot … its nice

snapshot2

Kalau berminat bermain dengan Desktop compartementalization security .. silahkan … enak lho … pusyink nya itu :mrgreen:

Cheers,
Man’z

Dear All,

Gak terasa, gak juga pernah mau posting dari akhir october 2013, sempet mau login ternyata kelihatannya sudah hilang … eee … ternyata … salah alamat hehehe…

2014 … in this year, we are growing up
not only happiness that we got, also some worried become to us…

We just learning everyday what we have to learn to make more better in the next feature …

Good by 2014 for the good life in year … Welcome 2015 hopefully can more better …

Ntar, nyobain mau posting yang bermanfaat lagi ahhh… biar ga lupa ..

silahkan mau di-copas dimana saja … bebas

Haloo … prenz … dah lama ane gak posting .. gak ada waktu dan kena penyakit M yaitu Malas :D

dah gak perlu banyak cat cit cot dah … Ane mau bagiin scripting buat backup/restore pake mysqldump dan teman temannya, dan ini running hanya di WINDOWS environment ya ..

——code_begin——–

@echo off

echo +—————————————————–+
echo + MySQL Database Backup Script +
echo + +
echo + By (c) Man’z, 2011 +
echo +—————————————————–+
rem — DB name area —
set mysql_db=db_hrms
rem ——————–

rem — MySQL server location —
set mysql_pos=”E:\mysql-5.1.30-winx64\bin”
rem —————————–

rem — MySQL host, user and password DB —
set mysql_server=-h<<IP_HOST>> -uroot -p<<password_root>>
rem —————————————

rem — Don’t touch this area —
set mysql_table_option=–add-drop-table –complete-insert –extended-insert –hex-blob –skip-comments –tables
set db_tables=..\%mysql_db%_tables.txt
rem —————————–

rem — Where is 7zip program for compression —
set zip_pos=”C:\Program Files (x86)\7-Zip”
rem ———————————————

rem — Where is data will be extracted —
set data_pos=e:\DataLog
rem —————————————

rem — From this point — don’t touch this area, otherwise you know what you do, take a risks —
for /f “tokens=1-5 delims=/ ” %%d in (“%date%”) do set dbdump=%mysql_db%-%%g-%%e-%%f
set pos=%data_pos%\%dbdump%

echo Creating directory [ %pos% ]
mkdir %pos%

echo Extracting Tables [ %mysql_db%_tables.txt ]
%mysql_pos%\mysql %mysql_server% %mysql_db% –execute=”show tables” > %data_pos%\%mysql_db%_tables.txt

echo dump Table [ %db_tables% ]
for /f “tokens=1-5 delims=/ ” %%a IN (%pos%\%db_tables%) do (
if %%a neq Tables_in_db_hrms (
echo Extracting Table [ %%a ]
%mysql_pos%\mysqldump.exe %mysql_server% –result-file=%pos%\%%a.sql %mysql_db% %%a )
)

echo Extracting Routine [ %mysql_db% ]
%mysql_pos%\mysqldump.exe %mysql_server% -R –no-create_info –no-data –skip-comments –triggers=FALSE –result-file=%pos%\routines.sql %mysql_db%

echo Compressing [ %data_pos%\%mysql_db% == %pos% ]
%zip_pos%\7z.exe a -mx=9 -ms=on -r %data_pos%\%mysql_db%\%dbdump% %pos%

echo Removing database directory [ %pos% ]
rd /S /Q %pos%

echo Removing Tables References [ %mysql_db%_tables.txt ]
del %data_pos%\%mysql_db%_tables.txt

echo Done

——code_finish——–

Save script diatas dengan backup_mysql.bat

Cara pakainya bagaimana ?, nih cara pakainya :

tinggal running aja backup_mysql.bat di command prompt

 

dan bagaimana untuk restoring nya :

——code_begin——–

@echo off

echo +—————————————————–+
echo + MySQL Database Restoration +
echo + +
echo + By (c) Man’z, 2011 +
echo +—————————————————–+

if “%1″==”” GOTO EmptyString_DB
if “%2″==”” GOTO EmptyString_Password
if “%3″==”” GOTO EmptyString_Data
if NOT EXIST %3 GOTO No_Files

echo + +
echo + Get the environment variables +
set mysql_pos=”c:\program files\mysql\mysql server 5.1\bin”
set data_pos=%3
set uname=root
set passwd=%2
set db=%1
set cur_pos=%CD%

echo + Processing … please wait +
for /r %cur_pos%\%data_pos% %%I in (*.*) do (
mysql –user=%uname% –password=%passwd% %db% –execute=”\. %%I”
)
echo + Finish restoring all database tables into database +
echo +—————————————————–+
goto Done

:EmptyString_DB
echo + +
echo + Message: Database not specified +
echo + +
goto Usages

:EmptyString_Data
echo + +
echo + Message: Restored data location isn’t specified +
echo + +
goto Usages

:EmptyString_Password
echo + +
echo + Message: No Password database is supplied +
echo + +
goto Usages

:No_Files
echo + +
echo + Message: No such file(s)/directories +
echo + +

:Usages
echo +—————————————————–+
echo + Usage: +
echo + restore_db db_name db_password data_pos +
echo +—————————————————–+

: Done

echo Thank you

——code_finish——–

Save file diatas dengan restore_db.bat

Cara pakai:

server> restore_bat <<databasename>> <<password>> <<nama_file_hasil_extracting>>

Catatan:

untuk restoring harus dijalankan langsung pada server yang sudah jalan mysqlnya ..

Salam,
8-)
Man’z

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.